ULUL ALBAB (orang yang berakal dan berfikir) BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia merupakan makhluk yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan makhluq lain, ini semua dikarenakan manusia dibekali potensi yang luar biasa yaitu berupa akal, akal juga yang membedakan manusia dari mahluk Allah yang lain, keintlektualan dan bentuk jasad sempurna yang dianugrahkan Allah kepadanya. Sehingga manusia mampu berfikir dan memungkinkan pula baginya untuk mengamati, menganalisis apa-apa yang di ciptakan Allah di alam bumi ini. Kemampuan manusia untuk berfikir inilah yang menjadikannya sebagai makhlukNYA yang diberi amanat untuk dapat beribadah kepadaNYA serta diberi tanggung jawab dengan segala pilihan dan keinginan. Akal pula yang menjadikan manusia terpilih untuk menjadi khalifah di muka bumi ini dan berkewajiban untuk membangunnya dengan sebaik-baiknya. Dalam diri manusia terdapat dua daya sekaligus, yaitu daya ...
Posts
- Get link
- X
- Other Apps
"Benua yang hilang" ditemukan di Mauritius Oleh : Yoseph Edwin @edjozeph | UNTUK INFORMASI LEBIH LENGKAP, IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL Ilustrasi salah satu pulau di Mauritius. © Pixabay Sekelompok ilmuwan mengklaim telah menemukan benua yang hilang. Benua tersebut berada di antara Madagaskar dan India, tersembunyi di bawah negara Kepulauan Mauritius, Afrika Timur. Buktinya adalah beberapa kumpulan kristal yang ditemukan di daratan Mauritius. Kristal tersebut, diduga berasal dari letusan gunung berapi, berusia m...
- Get link
- X
- Other Apps
Kembali Dari Mekah dan Madinah AlhamduliLlah, malam kelmarin kami sekeluarga selamat kembali dari dua Tanah Suci; Mekah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah. Selama hampir 2 minggu kami berada di sana - menunaikan ibadah umrah dan ziarah ke bumi anbiya'. Penatnya amat terasa. Ditambah pula dengan demam, batuk dan selesema. Kata orang perkara biasa. Namun ni'mat dan seronoknya menjadi tetamu Allah SWT masih segar di ingatan. Rindu untuk ke sana lagi. Moga-moga dipermudahkan olehNya. Ameen. Kami sekeluarga (tidak termasuk anak sulung, Izzuddin yang tidak mendapat perlepasan sekolah) berserta emak-abah-adik Laili dan 4 orang emak saudara berlepas ke Madinah pada pagi 30-Mac lalu. Selepas 4 hari di sana, kami bertolak ke Mekah untuk mengerjakan umrah dan ziarah di sana. Kami berlepas pulang ke tanah air dari Jeddah pada pagi 11-April setelah tersadai kira-kira 7 jam di lapangan terbang akibat penerbangan tertunda. Insya Allah dalam entri sete...