- SELAMAT MELAYARI BLOG INI SEMOGA KITA MEMPEROLEHI MANFAATNYA DAN HARAP DISEBARLUASKAN KEPADA PEMBACA YANG LAIN PULA BERSESUAIAN DENGAN SABDA RASULULLAH S.A.W "SAMPAIKAN DARIPADAKU WALAUPUN DENGAN SATU AYAT"

Tuesday, March 10, 2015

Buku Rahsia Kematian, Alam Akhirat dan Kiamat

Buku Rahasia Kematian, Alam Akhirat dan Kiamat
Harga Buku: RM98
Penulis : Imam Al-Qurthubi
Penerbit : Al Hidayah Publication
Tebal: – 1,121Halaman, Hard Cover

Sinopsis

Diceritakan ketika Nabi Ibrahim ingin dicabut nyawanya oleh malaikat maut, Lantas Nabi Ibrahim bertanya kepada Malaikat Maut: “Wahai Malaikat Maut, pernah kamu melihat ada kekasih yang mencabut nyawa kekasinya sendiri?”. Mendengar pertanyaan tersebut, lantas Malaikat Maut mengadukannya kepada Allah Ta’ala. Kemudian Allah berfirman menyuruh Malaikat Maut bertanya hal ini kepada Ibrahim: “Apakah kamu pernah melihat seorang kekasih yang tidak suka bertemu dengan kekasihnya?”

Malaikat Maut pun langsung turun dan menyampaikan pesan tersebut. Dan Nabi Ibrahim lalu berkata: “Cabutlah nyawaku saat ini juga”

Begitulah seharusnya sikap seorang muslim dalam memandang takdir Allah. Bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, tidak ada yang perlu ditakutkan dari kematian, karena kematian adalah suatu jembatan yang menghubungkan pertemuan dua kekasih, sebagaimana yang dikatakan Hayyan Al-Aswad.
Lalu, apakah seorang mukmin harus berharap kematian segera menjemputnya? Ternyata Rasulullah justru melarang demikian. Kenapa? Temukan jawabannya dalam buku ini

Buku ini sangat lengkap membahas 3 peristiwa ghaib yang akan dilewati seorang insan ketika meninggal dunia, kematian, alam akhirat dan kiamat.

Dengan berdasarkan dalil Al-Quran dan Sunnah Nabi, penulis membahas lengkap dan tuntas mengenai ketiga misteri tersebut.

Dalam buku ini juga dibahas mengenai siksa kubur, roh, keluarnya nyawa dari tubuh, surga dan neraka dengan segala kenikmatan dan siksaan di dalamnya serta mengenai dahsyatnya keadaan pada hari kiamat.

www.hidayah.com.my
http://toko-muslim.com/arsip-produk/ 

No comments:

Post a Comment